Indonesian National Shipowners’ Association Perkuat Solidaritas Menghadapi Tantangan Ekonomi Global
Indonesian National Shipowners’ Association Perkuat Solidaritas Menghadapi Tantangan Ekonomi Global
Ketua Umum Indonesian National Shiowners’ Association Siana A. Surya, mengajak seluruh pengurus maupun anggota untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan industri pelayaran yang semakin kompleks.
Ajakan tersebut disampaikan dalam acara buka puasa bersama yang digelar dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Dalam sambutannya, Siana menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai menjadi momentum penting untuk mempererat jalinan silaturahmi antar anggota. Ia menegaskan bahwa kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam menjaga keberlanjutan organisasi di tengah dinamika industri.
“Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat yang mengajarkan kita untuk menahan diri, meningkatkan amal, dan memperkuat kepedulian sosial. Nilai - nilai ini sangat relevan bagi kita sebagai pelaku usaha pelayaran,” ujar Siana.
Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam dunia usaha tidak hanya diukur dari sisi keuntungan, tetapi juga dari aspek keberkahan, kejujuran dan kontribusi terhadap masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kesempatan tersebut INSA turut menyalurkan donasi kepada anak-anak yatim dari Yayasan Anak Yatim Pintu Rasulullah. Siana berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi pengingat pentingnya berbagi di tengah kesibukan usaha.
“Kepedulian sosial harus menjadi bagian dari perjalanan usaha kita. Keberkahan akan hadir ketika kita tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga pada kemanusiaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Siana menyoroti kondisi global yang saat ini diliputi ketidakpastian, termasuk lonjakan harga minyak mentah dunia yang telah menembus US$108 per barel. Kondisi ini dinilai memberikan tekanan besar terhadap biaya operasional industri pelayaran, khususnya pada komponen bahan bakar kapal (bunker).
“Kita harus siap menghadapi situasi ini. Dampaknya sangat nyata terhadap biaya operasional dan kinerja usaha kita,” jelasnya.
Meski demikian, ia tetap optimistis bahwa industri pelayaran nasional mampu bertahan menghadapi tekanan tersebut. Ia mengajak seluruh anggota untuk tetap tenang, sigap, dan menjaga kekompakan.
Siana mengibaratkan kondisi saat ini seperti kapal yang tengah menghadapi badai di lautan lepas. Dalam situasi tersebut, diperlukan kepemimpinan yang kuat, koordinasi yang baik, serta kerja sama yang solid antar awak kapal.
“Kita semua adalah nakhoda dari kapal besar bernama industri pelayaran Indonesia. Selama kita memegang kemudi dengan benar dan bekerja bersama, kita akan mampu melewati badai ini,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya semangat gotong royong sebagai nilai yang harus terus dijaga oleh seluruh pelaku industri.
Menutup sambutannya, Siana berharap kegiatan buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan dan kolaborasi. “Dengan kebersamaan, kita yakin tantangan dapat dilalui dan peluang besar di depan dapat kita raih,” pungkasnya.
Acara dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus Indonesian National Shipowners’ Association antara lain Widihardja Tanudjaja, Djoni Sutji, Djoli, Loren Situmorang, Thesa Atmaludin dan sebagainya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk kebaikan seluruh anggota. Diharapkan seluruh keluarga besar INSA senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan usaha. Selain itu, diharapkan pula agar setiap langkah usaha yang dilakukan selalu membawa keberkahan.
Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam setiap aktivitas organisasi. Dengan demikian, Indonesian National Shipowners’ Association dapat terus berkontribusi dalam memajukan industri pelayaran nasional. AJ
- By admin
- 16 Apr 2026
- 10
- INSA
